Main Menu

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dengan Pemerintah Kota Cimahi mengadakan kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang menyatakan bahwa kedua pihak tersebut sepakat mengadakan kerjasama dan saling menunjang dalam pelaksaanaan mengenai peningkatan kompetensi sumber daya manusia, inovasi dan incubator bisnis, pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, penelitian dan pengembangan di bidang seni dan budaya.
Proses penandatanganan tersebut dilakukan oleh Walikota Cimahi Ir. H. Ajay Muhammad Priatna, M.M. dan Rektor ISBI Bandung Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sn., M.Hum. pada hari Kamis (11/4/2019) di Aula Gedung B Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi. Selain itu, penandatanganan kerjasama juga dilakukan antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cimahi dengan Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISBI Bandung yang ditandatangani oleh Dekan FSP ISBI Bandung Dr. Lilis Sumiati, S.Sen., M.Sn. dan Kepala Bappeda Dr. Huzen Rachmadi, A.Md.Stat., S.E., M.Kes.
Tujuan kerjasama ISBI Bandung dengan Pemkot Cimahi yaitu mengenai pelaksanaan riset penelitian dan pengembangan potensi seni budaya yang ada di Kampung Adat Cireundeu, Cimahi. Penelitian Partisipatif antara ISBI Bandung dengan Pemkot Cimahi, khususnya di Kampung Adat Cireundeu, berupa penggalian dasar-dasar potensi seni yang ada kemudian akan dikembangkan dan dikemas kembali agar lebih menarik. Selain itu juga kerjasama dalam pelaksanaan riset dan pengembangan seni pertunjukan yang ada di Kampung Cireundeu, terutama pengembangan seni musik dan seni tari. Kedepannya potensi kriya pun bisa dikembangkan agar pariwisata Kota Cimahi dalam bidang seni dan budaya akan lebih berkembang lagi.
Een Herdiani mengatakan bahwa ISBI Bandung sangat menyambut baik kerjasama tersebut. Diharapkan kerjasama tersebut dapat berjalan dengan baik untuk pengembangan Kota Cimahi, serta meningkatkan sinergitas antara ISBI Bandung dan Kota Cimahi dalam bidang seni dan budaya.
“Melihat luar biasanya potensi seni budaya yang ada di Kota Cimahi, khususnya di Kampung Adat Cireundeu, sinergitas antara ISBI Bandung dan Pemkot Cimahi memang sangat diperlukan untuk pengembangan hal tersebut. Kami akan mencoba mengemas kembali seni budaya yang ada agar menarik bagi wisatawan, dan akan berupaya agar generasi muda lebih mencintai seni budaya Indonesia,” ucap Een.
Ajay M. Priatna dal;am sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ingin membantu dalam mengembangkan Kota Cimahi agar kota leutik campernik tersebut lebih diperhitungkan dan berkontribusi dalam perkembangan Indonesia yang lebih baik lagi.
“Hal ini penting bagi kami, karena kota Cimahi memiliki lahan yang sangat terbatas dan sulit untuk dikembangkan, sehingga kami harus bisa mengembangkan sesuatu yang bisa diunggulkan, yang bisa membawa nama harum kota Cimahi,”ujarnya.
Selain ISBI Bandung, pada kesempatan tersebut Pemkot Cimahi juga melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan perguruan tinggi yang lain, diantaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Universitas Jend. Achmad Yani (Unjani), dan Politeknik Bandung (Polban).

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dengan TVRI Stasiun Jawa Barat mengadakan kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama tentang Penayangan Paket Acara (Seni dan Budaya) Siap Siar. TVRI Jawa Barat menjadi salah satu stasiun televisi yang menjalin kerjasama resmi dengan ISBI Bandung. Proses penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala TVRI Stasiun Jawa Barat Asep Suhendar, S.E., M.M. dan Rektor ISBI Bandung Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sn., M.Hum. pada hari Kamis, 28 Maret 2019, di Ruang Sidang Lt.4, Gedung Rektorat ISBI Bandung.

Tujuan bersama TVRI Stasiun Jawa Barat dengan ISBI Bandung dalam perjanjian kerjasama tersebut adalah berupaya untuk memberikan hiburan yang positif kepada masyarakat secara umum dengan tayangan-tayangan yang mengandung konten kearifan lokal Jawa Barat. Selain itu juga sebagai upaya untuk memelihara beberapa kesenian dan kebudayaan di Jawa Barat yang hampir punah.

Een Herdiani mengatakan bahwa ISBI Bandung merasa sangat bangga dan bahagia dengan adanya kerjasama dengan TVRI Jawa Barat. Dengan dilaksanakannya penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan TVRI Jawa Barat tersebut seperti cita-cita yang terwujud.

“Meskipun untuk melakukan penandatanganan kerjasama ini sudah direncanakan dari 2018, tapi Alhmadulillah akhirnya kerjasama ini bisa terwujud. Selain itu, saya juga mewakili ISBI Bandung mengucapkan selamat hari ulang taun untuk TVRI Jawa Barat, saya bangga dengan perkembangan TVRI saat ini. Dengan adanya kerjasama ini, diharapakan untuk seluruh dekan fakultas di ISBI Bandung bisa menyiapkan materi-materi yang akan ditayangkan,” ucap Een.

Asep Suhendar, dalam sambutannya mengatakan bahwa TVRI Stasiun Jawa Barat selain memberikan informasi ke publik yang bersifat umum, TVRI Jawa Barat juga memiliki kewajiban untuk menayangkan konten-konten acara yang mengandung kearifan lokal, salah satu cara yang ditempuh yaitu melakukan kerjasama dengan ISBI Bandung.

“Seni budaya yang hampir punah masih terpelihara di ISBI Bandung. Ke depannya, seni budaya yang hampir punah tersebut bisa kita kemas dan ditayangkan di TVRI Jawa Barat. Kami juga berharap kerjasama ini tidak berhenti begitu saja tapi bisa diperpanjang lagi,” ucap Asep.

 Dalam bentuk kerjasama ini, ISBI Bandung dan TVRI Stasiun Jawa Barat telah saling sepakat dan mufakat untuk mengadakan Perjanjian Kerjasama dalam penayangan Penyiaran Acara Seni dan Budaya Paket Siap Siar yang diproduksi oleh ISBI Bandung untuk ditayangkan dalam Program Acara “Kandaga Budaya” setiap hari Selasa minggu pertama dan ketiga, pukul 08.30 WIB.

  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan TVRI Stasiun Jabar_2
  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan TVRI Stasiun Jabar_3

Jakarta (28/2) Bertempat di The Sultan Hotel Jakarta, Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung hadir pada acara Rakornas Kementerian Pariwisata dengan tema Wonderful Indonesia Digital Tourism (WIDT) 4.0 sekaligus menandatangani MoU bersama dua lembaga kementerian yaitu Kementerian Pariwisata dan Kementerian Desa dalam program pengembangan desa wisata berbasis pendampingan.

Pada kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 Perguruan Tinggi se-Indonesia, Kementerian Pariwisata diwakili oleh Asisten Deputi Pengembangan SDM Kepariwisataan dan Hubungan Antar Lembaga, Wisnu Bara Taruna Jaya dan Kementerian Desa diwakili oleh Direktur Pengembangan Daerah Pulau Kecil Terluar (PDPKT) Hasrul Edyar.

Wisnu mengatakan bahwa kerjasama yang dilakukan dalam rangka mengembangkan desa wisata melalui Perguruan Tinggi dari aspek atraksi wisata, kompetensi SDM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Wisnu juga menyebutkan selain destinasi wisata alam, saat ini yang sangat perlu untuk dikembangkan adalah ekonomi kreatif. Misalnya apa saja prinsip dasar dari pariwisata, dan juga apa yang dibutuhkan demi memajukan pariwisata.

Rektor ISBI Bandung, Een Herdiani mengatakan ISBI Bandung hanya satu-satunya perguruan tinggi seni negeri yang menandatangani MoU ini dan penandatanganan ini membuktikan ISBI Bandung akan ikut berperan dalam pembangunan pariwisata Indonesia mengingat di Jawa Barat memiliki wisata yang tinggi. Sehingga perlu SDM yang memadai untuk mengelola potensi pariwisata di program pengembangan desa wisata, dan desa wisata terbukti mampu menciptakan lompatan ekonomi sekaligus membuat pariwisata Indonesia semakin kuat di mata dunia. Diharapkan desa dapat naik tingkat menjadi maju dan mandiri. Namun keberadaan desa wisata nantinya jangan pula mengubah alat-alat menjadi modern serta lunturnya nilai budaya lokal.

Rakornas yang dibalut konsep digital ini dibuka oleh Menteri Pariwisata, Bapak Arief Yahya mengatakan “siapapun yang menguasai komunitas anak muda, dialah yang berpotensi memenangkan pasar masa depan atau winning the future market,” Dia juga mengingatkan kembali tagline ‘The more digital, the more personal. The more digital, the more professional. The more digital, the more global’.Konsep ini sangat sejalan dengan visi ISBI Bandung, sebagai implementasi MoU ISBI Bandung siap mengirimkan 5 (lima) orang Tenaga Fungsional/Dosen untuk mengikuti TOT (Training of Trainer) dalam rangka membekali dalam melaksanakan kegiatan pendampingan desa wisata, ujar Rektor ISBI Bandung yang didampingi oleh Ka. Pusat Penelitian-Afri Wita.

  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan Kemenpar dan Kemendesa dalam mengembangkan desa wisata_1
  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan Kemenpar dan Kemendesa dalam mengembangkan desa wisata_2
  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan Kemenpar dan Kemendesa dalam mengembangkan desa wisata_3
  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan Kemenpar dan Kemendesa dalam mengembangkan desa wisata_4

ISBI Bandung telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan 4 Sekolah Mitra: SMAN 8 Bandung, SMAN 11 Bandung, SMKN 3 Bandung, dan SMKN 4 Bandung, pada hari Kamis tanggal 10 Januari 2019 di ISBI Bandung. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Arthur S. Nalan, S.Sen., M.Hum. selaku Ketua Pelaksana Pusat UTBK ISBI Bandung, didampingi Sekretaris Pelaksana Pusat UTBK ISBI Bandung, Koordinator Pelaksana UTBK ISBI Bandung dan Kepala Sekolah SMA/SMK Mitra yang melakukan penandatanganan kerjasama.

Rektor ISBI Bandung, Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum., dalam sambutannya mengatakan bahwa ISBI Bandung mendapat kepercayaan sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Pusat penyelenggara UTBK SBMPTN 2019 di wilayah Jawa Barat selain ITB, UNPAD, UPI dan UNSIL. ISBI Bandung yang pada tahun sebelumnya sebagai mitra, tahun ini didaulat sebagai PTN pusat yang mengkoordinir tes UTBK.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) menyelenggarakan Rakornas bidang perpustakaan tahun 2019, kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 13 s.d 16 Maret 2019 di Hotel Bidakara Grand Pancoran jalan Gatot Subroto Kav. 71 -73, Jakarta Selatan dan sejumlah 2.500 orang undangan yang diutus oleh berbagai instansi mewakili kalangan pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, swasta dan masyarakat yang berkecimpung dalam pengembangan perpustakaan dan literasi di seluruh Indonesia. Adapun tema Rakornas tersebut adalah “Pustakawan Berkarya Mewujudkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Pada kesempatan tersebut Rektor ISBI Bandung menghadiri sekaligus menandatangani MOU dengan Kepala Perpustakaan Nasional RI bapak Drs. Muhammad Syarif Bando,MM dengan ruang lingkup kesepahaman meliputi : Pengembangan sumber daya manusia bidang perpustakaan; Pengembangan dan pemanfaatan aplikasi otomasi perpustakaan Inlislite; Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dibidang perpusdokinfo dan perluasan jejaring perpustakaan melalui pengembangan pangkalan data dan repository digital : Indonesia One Search (IOS), iPusnas dan Publikasi Ilmiah; Pengembangan dan pemanfaatan bersama koleksi perpustakaan; Pertemuan ilmiah, penelitian dan publikasi bersama dalam bidang perpustakaan; Perhimpunan dan pelestarian Karya Cetak Karya Rekam (KCKR); dan Pelaksanaan promosi perpustakaan dan pengembangan budaya baca.

  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan Perpustakaan Nasional RI_1
  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan Perpustakaan Nasional RI_2
  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan Perpustakaan Nasional RI_3
  • Penandatangan Kerja Sama ISBI Bandung dengan Perpustakaan Nasional RI_4